KLIK IKLAN BONUS DOLAR

DAFTAR GRATIS BONUS DOLAR

Temukan Hotel Murah Indonesia

Profil Pengusaha Muda Wanita Mesty Ariotedjo


Wanita Cantik dan Seksi ini bernama lengkap Dwi Lestari Pramesti Ariotedjo lahir di Jakarta, 25 April 1989 seorang dokter, lulusan dari Fakultas Kedokteran, di Universitas Indonesia. Salah satu cita-cita mulia Mesty adalah bisa membela tanah airnya sesuai dengan kemampuannya, yaitu di bidang medis. “Saya dokter, jadi saya mencari bisa berbuat apa dalam bidang medis,” ucapnya. Tak hanya omong kosong, Mesty yang mengambil prgram spesialis (PPDS) ilmu kesehatan anak itu adalah menjadi co-founder portal WeCare.id. Badan ini bertujuan mengumpulkan dana untuk pasien di daerah terpencil.

Mesty Ariotedjo, wanita 26 tahun masuk ke dalam daftar orang muda sukses dalam kategori Healthcare & Science. Kategori tersebut melihat pengusaha muda dalam bidang ilmuwan, inovator kesehatan untuk memajukan kesehatan dan kesejahteraan orang di seluruh dunia. Dokter cantik yang terkenal di dunia hiburan sebagai model dan pemain harpa itu dipilih oleh Forbes karena idenya dalam membuat sebuah portal WeCare.id. WeCare.id bertujuan untuk mengumpulkan dana untuk pasien di daerah terpencil. Di website tersebut juga terdapat profil pasien yang membutuhkan bantuan. Para donatur dapat memilih pasien yang ingin dibantu.

Mesty telah mengenal musik sejak usia 4 tahun. Piano adalah instrumen pertama yang dikuasainya. Sedangkan untuk harpa, ia baru memulainya saat kuliah. Karena melihat masih besarnya opurtunity di harpa, ia berusaha meraih kesempatan itu. Dan lewat harpa, ia mengantongi gelar Merrit dari Associated Board of The Royal Schools of Music. Dari sana, undangan untuk menampilkan kepiawaiannya memetik harpa banyak datang dari stasiun televisi nasional.

Kecantikan dan pribadinya juga membawa Mesty ke ranah modeling. Salah satu hal yang istimewa adalah, ketika Mesty ditunjuk sebagai salah satu model untuk Rumah Mode Biyan Wanaatmadja untuk koleksi 2010. Wanita yang tidak bisa diam tanpa mengerjakan apa-apa ini memiliki metode belajar yang unik. Baginya, “One thing at one time. Menurut penelitian, there is not such thing kita bisa multi tasking. Yang ada switch on – switch off. Akhirnya nggak maksimal sama sekali.”
Facebook Comments

0 comments